






![]() | Hari ini | 82 |
![]() | Kemarin | 96 |
![]() | Minggu ini | 849 |
![]() | Bulan ini | 489 |
![]() | Total | 54544 |
| Peserta BLP sosialisasi Kesehatan Alternatif di Lampenerut |
|
|
|
![]() Masyarakat di zaman modern ini sangat tergantung pada obat-obatan kimia. Ketika merasakan sakit sedikit pada tubuhnya, mereka langsung menuju ke toko obat. Mereka tidak sadar bahwa obat-obatan tersebut mengandung banyak zat kimia, yang apabila dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping yang sangat buruk bagi kesehatan. Alih-alih untuk sembuh, ada kemungkinan malah terjadi penimbunan racun di dalam tubuh.
Menyikapi masalah tersebut, kami, 5 orang peserta BLP (Bridging Leadership Program) angkatan 4 dari Banda Aceh (Fara, Aya, Desra, Misna dan Reza) berinisiatif untuk mempromosikan penggunaan obat-obatan dari bahan alam yang dapat dibuat sendiri dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.
Sepuluh ibu asuh di SOS Children’s Village Desa Taruna – Lampenerut menjadi target sosialisasi kami pada Hari Sabtu Tanggal 14 Agustus 2010, pukul 10.00-13.00 WIB. Kami memperkenalkan cara membuat jahe instan. Tidak seperti makanan atau minuman instan lainnya, jahe instan buatan kami ini tidak mengandung pengawet. Bahan-bahan yang terkandung dalam instant jahe adalah perasan jahe, air, dan gula yang kemudian diolah sedemikian rupa menjadi jahe serbuk. Khasiat dari jahe instan banyak sekali. Salah satunya adalah untuk menghangatkan badan dan melegakan tenggorokan.
Ibu-ibu sangat aktif dan antusias melakukan praktek pembuatan jahe instan ini. Mereka berpendapat bahwa pengetahuan ini dapat membuat masyarakat menjaga kesehatan dengan menggunakan bahan-bahan alami yang bebas dari bahan kimia. Pada bagian terakhir, kami memperkenalkan EFT (Emotional Freedom Technique) yaitu teknik pembebasan emosi negatif menjadi emosi positif. Dengan EFT diharapkan para ibu asuh dapat memberikan pertolongan pertama kepada anak-anak asuh yang sakit. Hasil akhir yang diharapkan dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat agar menghargai kesehatan dan mengoptimalkan penggunaan obat-obatan yang dapat dibuat sendiri dari bahan alam yang ada di sekitar kita. Tentu saja dengan catatan, tidak hanya mengkonsumsi saja, tetapi tentu harus juga dibudidayakannya. Mari kita bebaskan diri dari zat kimia sejak dini! Penulis: Fara - BLP4 |